sumber gambar: kompas regional Pentigraf: Rosyidah Purwo Pagi buta masih gelap, namun sudah mulai terang karena fajar yang mulai terlihat . Panci berisi bubur sumsum ia gendong di punggungnya dengan kain batik lusuh panjang. Pada kedua tagannya menjinjing tenggok plastik kumal tempat nasi kuning, nasi uduk, dan beberapa lauk yang ia jual. Dengan berjalan kaki, ia bawa semua beban itu menyusuri tiap halaman rumah dengan harapan ada yang sudi membeli dagangannya. Suara nyaring khasnya selalu memecah keheningan di pagi buta. Saat orang-orang tengah asyik menyiapkan sarapan dan repot memandikan para buah hati untuk bersekolah ia sudah beraksi dengan suara khasnya, “bubur..bubuuuuur! Bubur Mbak…! Bubur Mas..!” Di rumah, suaminya masih terbaring di tempat tidur, sementara anak laki-lakinya sibuk bermain game di smartphone. Mereka tidak peduli dengan kerja keras perempuan itu, yang setiap hari berjuang untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Perempuan itu tahu bahwa sua...
BSH adalah blog ke dua saya setelah blog pertama dengan nama Rosyidah Purwo yang memiliki moto Belajar Sepanjang Hayat tidak bisa di log in karena nomor HP sudah hangus. Sayang sekali sebenarnya karena blog pertama sudah saya piara sejak tahun 2006-an. https://rosyidahpurwo.blogspot.com/?m=1 Tulisan dalam blog lama saya ada dalam link ini